Wabup Minut Kevin W Lotulung Dan Dirut PUD Klabat Hadiri Acara GNPIP Sulampua 2025 Di Kantor BI Sulut

1000011490.jpg

Minut – Bertempat di Kantor Petwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) Manado acara Penyelenggaraan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sulampua 2025 dengan tema “Sinergi Peningkatan Produksi dan Optimalisasi Distribusi yang Didukung Digitalisasi untuk Penguatan Ketahanan Pangan Sulampua.” Senin, 27 Oktober 2025 dihadiri Wakil Bupati Kab. Minahasa Utara (Minut) Kevin William Lotulung dan Direktur Utama Perusahan Umum Daerah (PUD) Klabat Lidya Katuuk didampingi Ketua SPI PUD Klabat Handry Wuisan dan anggota Denny Mokolensang, Royke Rondonuwu dan Dedy Gimon.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memperkuat stabilitas harga dan pasokan pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Dalam acara ini diselenggarakan juga Rapat Koordinasi TPIP-TPID Wilayah Sulampua untuk konsolidasi kebijakan pengendalian inflasi antara pemerintah pusat dan daerah, yang dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, Wakil Gubernur Maluku Utara, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN, serta perwakilan dari Departemen Regional BI, Kepala Perwakilan BI Sulawesi Selatan, Direktur Bisnis Perum Bulog, para Bupati/Wali Kota se-Sulampua, Forkopimda Sulawesi Utara, dan jajaran pejabat daerah lainnya.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius pada sambutannya menyampaikan bahwa, tanggung jawab pengendalian inflasi pangan harus diemban bersama oleh pemerintah pusat dan daerah. Ia mengajak seluruh daerah untuk berkolaborasi dalam menerapkan inovasi serta program-program yang sesuai dengan potensi dan kondisi lokal.

Gubernur juga menyoroti pentingnya penerapan kerangka yang mencakup Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif, karena ini sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan dan berharap, semoga rangkaian kegiatan GNPIP Sulampua 2025 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas inflasi pangan dan ketahanan ekonomi nasional. (Uky)