Jedah Pemilu Bawaslu Minut Perkuat Tupoksi Kelembagaan Gandeng Tokoh Masyarakat

1000011070.jpg

<span;>Minut –<span;> Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam waktu jedah tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) perkuat sekaligus lakukan evaluasi dari hasil Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Hal ini dilakukan agar kedepan tupoksi dari kelembagaan ini dapat bekerja lebih baik lagi, dikarenakan pentingnya menjaga semangat demokrasi, sehingga pada Kamis, 16 Oktober 2025 Bawaslu Minut menggelar kegiatan “Penguatan Kelembagaan Bawaslu Minut” dengan Sub Tema “Sinergitas Bawaslu Minut Bersama Tokoh Masyarakat Dalam Memperkuat Demokrasi” bertempat di Hotel Sentra Kalawat, dimana kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk membahas tantangan demokrasi ke depan sekaligus memperkuat jaringan pengawasan partisipatif yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ketua Bawaslu Minut Rocky Ambar yang juga Koordinator Divisi Kelembagaan menyampaikan, saat ini kita memang berada di luar tahapan pemilu. Tapi demokrasi tidak mengenal masa henti. Tugas Bawaslu bukan hanya mengawasi saat pemilihan, tetapi juga menjaga agar nilai-nilai demokrasi tetap hidup dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Rocky juga menegaskan, pentingnya membangun kemitraan jangka panjang dengan kelompok sipil seperti LSM, media, dan komunitas warga untuk menjadi kepanjangan tangan Bawaslu dalam menciptakan ruang demokrasi yang sehat, jujur, dan terbuka. Termasuk juga penguatan SDM internal yang berkelanjutan, sebagai fondasi kelembagaan yang tangguh.

Dalam kegiatan ini, Bawaslu Minut menghadirkan dua narasumber Nasional dengan latar belakang berbeda namun saling melengkapi. Dr. Arif Wibowo, MH, anggota Komisi II DPR RI hadir membawakan materi seputar tantangan legislatif dalam merespon dinamika demokrasi. Dan Adnan, seorang penggiat Pemilu dan Demokrasi, memaparkan arti dari membangun pengawasan partisipatif berbasis komunitas yang efektif dan inklusif. (Uky)