www.radiotrendyfm.com _ Minut – Senin, 4 Mei 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Minahasa Utara (Minut) menggelar rapat paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Persidangan II dan Penutupan Masa Persidangan II serta Pembukaan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026, yang di hadiri langsung oleh Bupati Dr. Joune James Esau Ganda, SE.,MAP.,M.Si dan Wakil bupati Kevin William Lotulung, S.H.,M.H, Forkopimda, Pejabat teras lingkup Pemkab Minut, Direktur RSUD Maria W Maramis, Direktur utama PUD Klabat, Direktur PDAM beserta undangan lainnya.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD, Vonny Adel Rumimpunu, didampingi Wakil Ketua DPRD Cynthia Imelda Erkles dan Edwin Nelwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Dewan yang telah melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Otonomi Daerah, Hari Buruh Internasional 2026, serta Hari Pendidikan Nasional 2026. Yang mana momentum tersebut menjadi pengingat penting untuk memperkuat semangat pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat. Begitu juga Hari Buruh menjadi pengingat penting menghargai kontribusi pekerja, dan Hari Pendidikan Nasional menjadi ajakan meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, DPRD juga memberikan apresiasi kepada Pemda Minut atas berbagai capaian, termasuk pengakuan di tingkat internasional dalam program pembangunan dan tata kelola pemerintahan.
Pada kesempatan itu, turut disampaikan laporan hasil reses masa persidangan II oleh perwakilan masing-masing daerah pemilihan. Terpantau, anggota Dewan Toar Pungus tampil sebagai juru bicara mewakili para anggota Dewan dapil Airmadidi – Kalawat.
Sementara itu, Bupati Dr. Joune J.E Ganda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas pelaksanaan reses yang dinilai efektif menjembatani aspirasi masyarakat. Reses merupakan bagian penting dalam fungsi DPRD, baik legislasi, penganggaran, maupun pengawasan. Aspirasi masyarakat yang dihimpun akan menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan daerah. (Uky)

