Minut _ www.radiotrendyfm.com – Kamis, 06 November 2025, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar tiga agenda Rapat Paripurna yang membahas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) penting di Ruang Sidang Paripurna DPRD Minut, yang dihadiri oleh Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung, Forum Pimpinan Daerah, Para Asisten Pemkab Minut, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Minut dan tamu undangan lainnya.
Ada-pun tiga agenda tersebut yakni,
1. Pembicaraan tingkat I Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
2. Pembicaraan tingkat II Ranperda tentang Penyelenggaraan Bantuan.
3. Pembicaraan tingkat II Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kepada PT Bank SulutGo.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Rumimpunu, didampingi Wakil Ketua DPRD Edwin Nelwan, dan dihadiri 24 dari 30 anggota DPRD.
Bupati Joune Ganda dalam rapat paripurna tersebut menyampaikan, rancangan APBD tahun anggaran 2026 yang kami ajukan ini selaras dengan kebijakan umum anggaran (KUA) serta prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) yang telah disepakati bersama DPRD.
Lebih lanjut, Bupati Joune Ganda menjelaskan struktur pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp.1.108.410.842.269,88. Angka tersebut terdiri dari: Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp155.025.078.616,40 atau 13,71 persen.
Pendapatan Transfer dari pemerintah pusat dan antar daerah sebesar Rp941.959.536.683,26 atau 85,25 persen.
Lain-lain pendapatan daerah sebesar Rp11.426.227.000 atau 1,03 persen dari total pendapatan daerah.
Sementara untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp.1.109.410.842.299,66, yang difokuskan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, ketahanan pangan, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Adapun pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp2 miliar, bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1 miliar untuk penyertaan modal di Bank SulutGo.
Pada kesempatan itu pula, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa, rancangan APBD 2026 mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang akuntabel, berkeadilan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Kami siap menjalin kerja sama yang konstruktif dengan DPRD agar pembahasan Ranperda APBD 2026 dapat diselesaikan tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Minut.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD, dimana dalm pendapat ke-lima fraksi menyatakan “Menerima” usulan Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut. (Uky)

