Bupati Dr.Joune Ganda Geram Karena Dirinya Merasa Jadi Orang Bodoh Saat Dengar Laporan TPID Minut Terkait Inflasi

271360.jpg

Minut – Setelah mendengar laporan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kab. Minahasa Utara (Minut) terkait upaya pengendalian inflasi “kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu” di Minut, Bupati Kab. Minahasa Utara (Minut) Dr.Joune J.E Ganda, SE.,MAP.,MM.,M.Si, merasa seperti jadi orang bodoh.

Ungkapan ini dengan nada geram disampaikannya dalam sambutan pada acara “Pencanangan Gerakan ASN Menanam” pada hari Kamis, 8 Oktober 2026 di Atrium kantor bupati Minut, yang dihadiri oleh segenap Asisten Setdakab dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkup Minut.

Kalimat tersebut disampaikan Bupati Dr.Joune Ganda dengan nada penuh penegasan dihadapan para Pejabat tinggi Setdakab Minut. Menurutnya kita seolah olah seperti baru kemarin Badan Pusat Statistik (BPS) RI melakukan survei berkala terkait inflasi di Minut. Sementara pada tahun lalu, Minut menjadi paling baik dalam penanganan pengendalian inflasi, tapi sekarang sudah jauh berbeda dari hasil survei BPS RI.

Akan hal tersebut, mulai hari ini, dirinya selaku Pimpinan daerah di Minut ini, meniadakan Aparatur Sipil Negara (ASN) “keluar daerah”, harus benar – benar fokus dalam penanganan inflasi ini, dan dirinya mewajibkan TPID Minut memberikan laporan data secara berkala, dan dirinya menegaskan soal ini dikarenakan dirinya mersa kasihan pada Masyarakatnya. Untuk itu, kita harus fokus dalam hal ini, berpotensi akan terjadi kenaikan inflasi menjadi salah satu perhatian serius pemerintah daerah, terlebih memiliki tingkat permintaan Masyarakat yang relatif tinggi. (Uky)