TPU Mulai Berjalan, KPU Minut Seriusi Data Pemilih Berkelanjutan

Program Pendataan Penduduk Oleh Dinas PPKB Diperpanjang Hingga 21Juni 2021
June 7, 2021
Peringati HARGANAS 2021, Dinas PPKB Minut Gelar Pelayanan MKJP Di Dua Puskesmas
June 9, 2021

Rabu, 09 Juni 2021

Minut – Masuk pada Tahapan Pemilihan Umum (TPU), untuk Kab. Minahasa Utara (Minut), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minut, Senin, 07 Juni 2021gelar Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan.

Dalam rapat ini hadir Ketua KPU Hendra Lumanauw bersama Anggota Dikson Lahope, Darul Halim, dan Stella Runtu. Rapat ini juga mengundang pimpinan Bawaslu Kabupaten Minahasa Utara (Bawaslu Minut) yang dihadiri oleh Ketua Simon Awuy dan anggota Rocky Ambar.

Saat membuka rapat koordinasi, ketua KPU Minut Hendra Lumanau menyampaikan, rapat koordinasi ini dinilai penting dilaksanakan sebagai capaian nyata dari KPU Minut terhadap pemutakhiran daftar pemilih, khususnya pemilih di Bumi Minahasa Utara.
Lanjut Lumanau, ini merupakan wujud implementasi kerja-kerja KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), sehingga secara intens/semangat, KPU tidak lepas berkoordinasi secara intens dengan Bawaslu.

Sementara pada rapat tersebut, Ketua divisi (Kadiv) Perencanaan, Data dan Informasi KPU Minut Dikson Lahope menyebutkan, hngga periode Mei 2021, terdapat beberapa perubahan berdasarkan yang telah direkapitulasi, dan dari hasil rekap Data Pemilih Berkelanjutan ini yang dilakukan oleh KPU Minut, ditemukan ada Potensi Pemilih Baru yang tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Airmadidi 33 (tiga puluh tiga) orang, Likupang Timur 16 (enam belas) orang, dan Dimembe 1 (satu) orang. Sedangkan Pemilih TMS tersebar di Kecamatan Airmadidi 20 (dua puluh) orang, Likupang Timur 4 (empat) orang, Dimembe 5 (lima) orang, dan Kauditan 4 (empat) orang. Hingga awal Mei ini total ketambahan potensi pemilih sebanyak 1.738.
Sehingga mengenai data ini, pihak KPU Minut akan selalu dimutakhirkan, agar data pemilih nantinya menjadi semakin berkualitas. (Uki).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.