Relokasi Pedagang Telah Disepakati, PUD Klabat Minta Mitra Kreja Jangan Termakan Isu

Dinas Pertanian Minut Lambat Realisasi Program Kerja, Komisi III Gelar Rapat Kerja
March 22, 2022
Tanggap Penyakit DBD Dinkes Minut Telah Melakukan Penyuluhan Dan Foging
March 25, 2022

Minut – Rabu, 23 Maret 2022, Perusahan Umum Daerah (PUD) Klabat Kab. Minahasa Utara (Minut), gelar pertemuan dengan sejumlah pedagang Sayur yang beropersi di Pasar Tradisional Airmadidi Kelurahan Sarongsong 1 Kec. Airmadidi di bangunan gedung lantai dua pasar Airmadidi.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama (Dirut) PUD Klabat Maisye Dondokambey didampingi 3 direksi dan tim SPI (Satuan Pengawas Internal) perusahan PUD Klabat, Kepala pasar Airmadidi Frangky Rorong beserta mandor pasar Airmadidi menyampaikan, ini merupakan komitmen PUD Klabat sebagai pengelola yang bertujuan menata pasar agar lebih baik dan bersih, sehingga pedagang sebagai mitra kerja PUD Klabat merasa nyaman dalam melakukan transaksi jual beli, karena ini adalah fungsi PUD Klabat sebagai pengelola.

 

Selain itu lanjut Dirut, kios mau-pun lapak yang ada di pasar merupakan aset pemerintah daerah melalui PUD Klabat, sehingga pembenahan ini untuk menghindari terjadi jual-beli lapak maupun kios, dan bila ada oknum – oknum yang mengatas-namakan PUD Klabat melakukan hal jual-beli lapak maupun kios akan di proses sesuai ketentuan yang berlaku di PUD Klabat.

Ditambahkannya pula, relokasi pedagang sayur ditempat yang baru ini dilakukan perlahan – lahan, untuk sementara PUD Klbat menyediakan lapak dagangan sebanyak 50 lapak, dan ini diprioritaskan kepada pedagang yang lama yang telah tercatat nama pedagang tersebut di PUD Klabat, dan penempatan tempat dagangan melalui cabut undi nomor lapak, jadi tidak ada yang menentukan sendiri posisi lapak jualan.

 

Ungkap Dirut, kedepan ini akan dilakukan penertiban pada pedagang yang berjualan bukan pada tempat yang telah disediakan, dan tidak lama lagi rencana relokasi untuk pedagang ikan akan dilakukan, sehingga tidak ada lagi pedagang ikan yang berjualan di pinggir jalan lokasi pasar, dan tempatnya sementara diatur.


Dijelaskannya pula, pasar merupakan tempat transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli, sehingga lokasi pasar yang dikelola PUD Klabat tidak ijinkan untuk jadi tempat tinggal, dan soal bahan dagang disimpan dibawah meja lapak tiba – tiba hilang dicuri orang, bukan menjadi tanggung jawab PUD Klabat.

Terkait relokasi ini, PUD Klabat bertujuan untuk membuat penataan pasar lebih baik dan bersih, sehingga pembeli maupun pedagang merasa nyaman dalam melakukan transaksi jual beli, sesuai dengan Visi – Misi Bupati Joune Ganda, SE dan Wakil bupati Kevin W Lotulung, SH.MH. (Uki)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *