Categories: Minut

PUD Klabat Pantau Perkembangan Harga Bapok Di Pasar Tradisional, Bupati Dr. Joune J.E Ganda Himbau Warga Jangan Panik

Minut – Dengan melemahnya nilai tukar mata uang Rupiah (IDR) terhadap mata uang Dolar ($) Amerika Serikat saat ini menembus 1 $ : 18.089.500 IDR menyebabkan harga bahan pokok (bapok) yang sangat di butuhkan Masyarakat di pasaran mulai merangkak naik. Berbagai tutur kata Warga Masyarakat mengelukan dengan keadaan sekarang ini, di mana keluhan ini bermunculan di mana – mana di karenakan tidak sebanding dengan ukuran jumlah pendapatan rata-rata yang diperoleh setiap penduduk di suatu wilayah atau negara dalam periode tertentu (pendapatan per kapita).

Adanya goncangan ekonomi ini di Indonesia, khususnya di Daerah Kab. Minahasa Utara (Minut) Prov. Sulawesi Utara (Sulut) Perusahan Umum Daerah (PUD) Klabat yang di nahkodai oleh Lidya Katuuk selaku Direktur utama PUD Klabat melalui Revlin Engke Kepala unit Pasar Tradisional Desa Kema Kec. Kema, Senin, 08 Juni 2026 kepada Wartawan media ini menyampaikan, kami tetap melakukan pendataan harga – harga bapok yang di jual di pasar, pada rempah – rempah yang menonjol harganya naik untuk saat ini yaitu Cabe rawit 1 Kg = Rp.110.000,- dan Bawang Merah 1 Kg = Rp.100.000,- Bawang Putih 1 Kg = Rp.40.000,-. Semntara Beras (Superwin) – Minyak goreng juga naik 8% dari harga sebelumnya.

Terkait lonjakan harga bapok di Minut, Bupati Dr. Joune J.E Ganda, SE.,MAP.,MM.,M.Si ketika dimintai tanggapannya oleh media ini mengatakan, kami Pemerintah Daerah sesuai arahan Pemerintah Pusat agar setiap saat melakukan pemantauan melihat kondisi yang ada pada Masyarakat.

Di jelaskan Bupati Dr. Joune J.E Ganda, melemahnya Rupiah terhadap Dolar, secara psikologis para Pengusaha langsung menaikan harga, dan ini terjadi secara menyeluruh baik di kota kota besar maupun di daerah, hal ini dikarenakan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), sehingga jelas ongkos distribusi sampai produksi ikut naik sehinggah mempengaruhi harga jual bahan pokok.

Untuk saat ini ungkap Bupati Dr. Joune J.E Ganda, langkah yang di ambil Pemkab Minut yaitu terus melakukan pasar murah mengikuti kemampuan Keuangan Daerah, agar daya beli Masyarakat tetap terjangkau. Untuk itu Pemkab Minut menghimbau agar Masyarakat jangan panik berbelanja sehingga melakukan belanja berlebihan.

Selain itu, Bupati Dr. Joune J.E Ganda mendorong kepada Warga Masyarakat agar senantiasa memanfaatkan pekarangan yang ada di rumah tinggal untuk menanam tanaman yang bermanfaat, terlebih untuk melengkapi kebutuhan dapur kita sendiri. (Uky)

Berita Minut

Recent Posts

Ketua Komite Talenta Minut Sekda Novly Wowiling Sebut 70 ASN Telah Ikut Uji Kompetensi, Dan Ini Akan Di Seleksi

Minut - Mengisi kekosongan sebuah jabatan baik jabatan fungsional dan jabatan administator di lingkup Pemerintah…

4 days ago

Di Minut PT. Prisma Corpora Pinaesaan Matuari Perkenalkan Program Kepemilikan Saham Di BPR

​Minut - Perusahan Terbatas (PT) Prisma Corpora Pinaesaan Matuari (PCPM) lakukan trobosan dalam mendorong peningkatan…

5 days ago

Pemkab Minut Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Api Pancasila Tetap Menyala Dalam Insan Indonesia

Minut _ www.radiotrendyfm.com - Senin, 1 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar Upacara…

1 week ago

Minut Raih Opini WTP Ke 5 Kalinya Dari BPK, Ini Persembahan Kami (JG – KWL) Kepada Masyarakat

Minut - Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kab. Minahasa Utara (Minut) Tahun Anggaran 2025 setelah…

1 week ago

PDI-P Minut Gelar MUSANCAB Se- Minut Dr. Joune Ganda Ajak Kader Gelorakan Semangat Bersatu Sejahtrakan Masyarakat

Minut - Bertempat di JG Centere Kalawat Kab. Minahasa Utara (Minut), Kamis, 28 Mei 2026,…

2 weeks ago

Vanny Bagu : Masjid A.P Diponegoro Airmadidi Sembelih 8 Ekor Sapi Dan 1 Ekor Kambing Untuk 400 KK

Minut - Mewakili Imam Masjid Agung Pangeran Diponegoro Airmadidi Kec Airmadidi Kab. Minahasa Utara (Minut)…

2 weeks ago