Peingati HUT Ke-38 Dekranas, Dekranasda Kota Bitung Gelar Lomba Souvenir Antar Pelajar

Mantiri Urus SIM B1 Sesuai Prosedur, Ajak Masyarakat Tertib Berlalulintas
March 9, 2018
SC Dan OC Resmi Ditetapkan, DPD KNPI Kota Bitung Siap Gelar Musda XII
March 14, 2018

BITUNG – Memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-38 Dewan Kerajinan Nasional, Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Bitung dibawah pimpinan Dra. Khouni Lomban Rawung, MSi menggelar lomba Cipta Produk Seni Kerajinan, dimana produk kerajinan tersebut terbuat dari bahan-bahan dalam tiga kategori, yaitu bahan kelapa dan turunannya, bahan sisa kayu yang bisa di daur ulang, serta bahan sampah plastik yang kemudian semuanya dapat diubah menjadi barang berguna dan nemiliki nilai jual.
Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian pelaksanaan Car Free Day pada hari Sabtu (10/3) di depan kantor Walikota Bitung, dimana selain kegiatan HUT Dekranas, ikut pula digelar Perayaan Womans Day atau Hari Perempuan Internasional yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Badan Narkotika Nasional Kota Bitung, Tim Penggerak PKK Kota Bitung dan Organisasi Perempuan Kota.
Rawung dalam sambutannya terkait HUT Ke-38 Dekranas mengatakan bahwa Dekranasda Kota Bitung dilaksanakan secara sederhana, karena dengan HUT tersebut semuanya hendak diingatkan tentang arti penting dan keberadaan industri kerajinan sebagai suatu usaha pemerataan pendapatan, penciptaan usaha baru, serta usaha pelestarian hasil budaya bangsa.
Selanjutnya Ketua T.P PKK Kota Bitung ini juga mengatakan terkait HUT Dekranas maka pihaknya melakukan pendaftaran kekayaan intelktual anak Bangsa di kota Bitung, masyarakat kota Bitung dengan sejumlah cara, diantaranya yaitu dengan mendaftarkan cipta kain khas kota Bitung yang sejak tahun 2014 hingga saat ini sudah merupakan karya yang ke-8.
“Kain khas kota Bitung atau yang sering disebut kain batik khas Bitung sudah merupakan kreasi yang ke-8 atau seri 8,” ungkap istri Walikota Bitung ini.
Selanjutnya Dekranasda Kota Bitung dengan melibatkan generasi muda, pelajar tingkat SD sampai SMA untuk berkreasi, berinovasi, menciptakan satu karya seni, satu produk seni kerajinan dari bahan-bahan dengan tiga kategori, yaitu bahan kelapa dengan turunannya, bahan sisa kayu yang bisa didaur ulang, serta sampah plastik, atau mengubah sampah menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai jual, namun oleh Dekranasda Kota Bitung membatasi satu produk hanya 1 Dolar untuk tingkat Internasional, yang jika dirupiahkan harganya maksimal 15.000 rupiah.
“Berarti harganya hanya pada kisaran 10.000 rupiah sampai 15.000, sedangkan untuk lombanya hari ini telah dimulai dengan babak penyisihan,” urai Bunda PAUD Bitung ini.
Lebih jauh Rawung menjelaskan untuk lomba Souvenir antar pelajar ini juga dilaksanakan untuk mengisi waktu luang dari siswa, selain belajar dan mungkin olahraga, tetapi juga bisa mengasah nilai seni atau hal-hal positif lainnya dalam diri setiap pelajar agar tidak terpengaruh pada hal-hal negatif lainnya.
“Melalui pelaksanaan lomba kreasi souvenir pelajar kota Bitung serta pameran kerajinan dari pengrajin kota Bitung yang berpengalaman, kita bisa belajar berbagai hal yang bermanfaat,” tutup Rawung.
Sementara itu, Walikota Bitung, Maximiliaan Jonas Lomban, SE, MSi melalui sambutannya mengatakan memberikan apresiasi untuk Dewan Kerajinan Nasional Kota Bitung yang bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kota Bitung menggelar lomba kerajinan tingkat pelajar dengan menciptakan 1 produk seni kerajinan dari berbagai bahan sampah plastik, kelapa dan kayu yang kemudian didaur ulang.
“Ada tiga kegiatan yang kita satukan dalam pelaksanaan Car Free Day hari ini; pertama peringatan “Womans Day atau Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret, kemudian Hari Ulang Tahun Dekranas, dan yang ketiga yaitu pembukaan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Komisi Wanita Kaum Ibu KGPM se-Indonesia yang dilaksanakan di Kota Bitung,” terang Walikota.
Lomban kemudian mengatakan, kegiatan Woman’s Day dan HUT Dekranas biasanya dilaksanakan dalam bentuk upacara, namun kali ini direformasi dan langsung pada kegiatan agar tidak terkesan hanya seremonial.
“Saat ini pemerintah Kota Bitung telah menggelar Upacara Bendera di setisp hari Senin, jadi untuk kegiatan kali ini tak perlu lagi dengan upacara melainkan langsung menggelar kegiatan di lapangan,” pungkas Lomban.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Walikota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, Wakil Ketua T.P-PKK, Ir. Rita Mantiri Tangkudung, Sekretaris Kota Bitung, Dr. Audy Pangemanan, AP. MSi, Ketua Dharma Wanita Persatuan, dr. Rinni Pangemanan Tinangon, serta Kepala Perangkat Daerah Di lingkungan pemerintah kota Bitung serta sejumlah undangan lainnya.(YodieR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *