Categories: Minut

Kemungkinan Ada Laporan Pengawasan LPG 3 Kg Bersubsidi Ke Bupati Dr. Joune Di Duga ABS, Nyata Di Lapangan Warga Airmadidi Kota Sulit Mendapatkan Di Pangkalan

Minut – Permasalahan untuk mendapatkan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kg bersubsidi di Airmadidi Kota Kab. Minahasa Utara (Minut) dari waktu ke waktu sampai saat ini tak kunjung habis. Dari pemantauan Media ini, kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg ini di sejumlah Pangkalan di Airmadidi Kota bukan nanti menyambut Hari Raya Keagamaan, tapi jauh sebelumnya diluar jelang Hari Raya Keagamaan sudah sangat sulit didapatkan. Karena hal ini jauh berbeda seperti apa yang disampaikan oleh Bupati Minut Dr.Joune J.E Ganda,SE.,MAP.,MM.,M.Si didampingi Kapolres Minut AKBP Auliya Djabar kepada sejumlah awak media usai melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Samrat – 2026” dalam rangka Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dilapangan markas besar Polres Minut. Dimana Pemerintah menjamin ketersediaan LPG 3 Kg ini untuk Masyarakat dan ini tentunya menimbulkan dugaan Masyarakat, kemungkinan ada laporan pengawasan yang diterima oleh Bupati Dr.Joune hanya bersifat “Asal Bapak Senang” (ABS), sehingga LPG 3 Kg ini sulit didapat.

Soal LPG ini ketika ditanyakan oleh Wartawan media ini, Bupati Dr.Joune mengatakan Pemerintah Pusat telah menjamin ketersediaan LPG bagi Masyarakat. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga telah meminta penambahan stok kepada pihak Pertamina guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran, dan sementara ini sedang didistribusikan, sehingga dirinya berharap dengan adanya penambahan distribusi tersebut, kebutuhan LPG dan bahan bakar untuk Masyarakat selama periode Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.

Di waktu yang terpisah, Jumat, 13 Maret 2026 di Airmadidi, ada ungkapan Warga yang tak ingin namanya di publikasikan menuturkan memang kalau dihitung kuota pengguna LPG Kg bersubsidi ini di Airmadidi Kota boleh dikatakan mencukupi, asalkan pangkalan tidak bermain dalam penyaluran, namun kenyataan dilapangan sangat jauh berbeda seperti apa yang diharapkan oleh Bupati Dr.Joune Ganda, karena banyaknya pangkalan yang didatangi hanya bertulisan “Gas Habis”. Dan anehnya, baru selang 1 atau 2 jam yang disuplai oleh agen, yang punya pangkalan sudah menyampaikan “Gas Habis”. Bersyukur kami Warga punya kendaraan sendiri (motor roda dua) boleh berputar putar mencari LPG tersebut, kasihan yang hanya naik Ojek, dan untung-untungan di Warung dapat ditemui dan kalaupun ada harganya mencapai Rp. 30.000,- keatas. (Uky)

Berita Minut

Recent Posts

Rancang Bangun Inovasi Daerah, Bidang BGP PUPR Minut Hadirkan “Si Paling 9 Jam”

Minut - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada bidang…

2 weeks ago

Pemkab Minut Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke- 81 Gelar Upacara Kibarkan Sang-Saka Bendera Merah Putih

www.radiotrendyfm.com _ Minut - Di bawah langit cerah yang berawan tipis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa…

2 weeks ago

DPRD Bersama Pemda Minut Secara Virtual Mengikuti Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027

www.radiotrendyfm.com _ Minut - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Minahasa Utara (Minut) bersama Pemerintah…

2 weeks ago

Menyalaa… Lurah Air-Bah Jansy M Pandean Sambut Peserta Gerak Jalan Dibawah Terik Matahari

Minut - Semarak peringatan HUT RI ke- 81 di Kelurahan Airmadidi Bawah (Air-Bah) Kecamatan Airmadidi…

2 weeks ago

Ada Peluang Kerja Sama, PUD Klabat Hadiri Local Gov’t Coorperation Dialogue 2026 China – Indonesia

Minut - Upaya dalam meningkatkan peluang kerjasama yang saling menguntungkan antara Kota/Kabupaten kedua Negara yakni…

3 weeks ago

Prestasi Jangan Berhenti, Glory Tangkuman Utusan SMP Negeri 2 Airmadidi Wakili Sulut Ikut O2SN Cabang Renang

Minut - Glory Tangkuman satu - satunya Siswi yang bersekolah di Sekolah Menengah Tingkat Pertama…

3 weeks ago