Categories: Minut

Dampak El – Nino 2026 Di Minut Sangat Kuat, Bupati Dr.Joune Ganda Resmi Sampaikan Satatus Siaga Naik Ke Tanggap Darurat 14 Hari

Minut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) resmi meningkatkan status penanganan bencana dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat menyusul kondisi kekeringan, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah.

Peningkatan status tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung 10 September hingga 23 September 2026.

Keputusan ini diambil setelah Pemkab Minut mendengarkan pemaparan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dimana laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta masukan dari sejumlah unsur terkait dalam rapat koordinasi peningkatan status bencana yang digelar Kamis, 10 September 2026.

Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Aris Yunatas, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa kondisi iklim tahun 2026 menunjukkan fenomena El – Nino yang sangat kuat, bersamaan dengan puncak musim kemarau di Sulawesi Utara, termasuk Kabupaten Minahasa Utara.

Menurut Yunatas, indikator ENSO yang dipantau BMKG telah berada pada level yang sangat kuat, bahkan mencapai sekitar 2,2, sehingga kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi kering. Kondisi El-Nino tahun 2026 sebagai fenomena yang sangat kuat dan menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah kondisi kekeringan di Minahasa Utara. Airmadidi, Dimembe dan Wori Masuk Kategori Awas

BMKG juga memetakan sejumlah wilayah di Minut yang mengalami periode tanpa hujan cukup panjang. Yunatas mengatakan, berdasarkan pemantauan BMKG, wilayah Airmadidi, Dimembe dan Wori telah mengalami lebih dari 60 hari tanpa hujan sehingga masuk dalam kategori awas. Sementara itu, sejumlah wilayah lainnya seperti Kalawat, Kauditan, Kema dan wilayah Likupang berada dalam kategori siaga, dengan periode tanpa hujan berkisar antara 30 hingga 60 hari. Dan kondisi tersebut telah mulai memberikan dampak nyata di lapangan. Berdasarkan laporan BPBD, telah ditemukan kejadian kekeringan dan gagal panen di sejumlah wilayah. Dampak lain juga mulai dirasakan terhadap kesehatan masyarakat serta meningkatnya potensi karhutla.

Oktober – November Hujan Masih Rendah

BMKG juga memprediksi kondisi hujan dalam beberapa bulan ke depan belum sepenuhnya normal.

Ungkap Yunatas, nantinya pada bulan Oktober terdapat prediksi hujan, namun kategorinya masih sangat rendah. Kondisi serupa diperkirakan terjadi pada November di sejumlah wilayah Sulawesi Utara. Potensi hujan dengan kondisi yang lebih normal diperkirakan mulai terjadi pada Desember hingga Januari. Namun, Yunatas menegaskan bahwa seluruh prediksi tersebut masih bersifat prakiraan dan dapat mengalami perubahan berdasarkan perkembangan kondisi atmosfer.

Sebagai langkah antisipasi, BMKG telah mengeluarkan peta peringatan dini hidrometeorologi kepada seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Utara.

Bupati Dr. Joune J.E Ganda, SE.,MAP.,MM.,M.Si Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

Setelah mendengarkan laporan BMKG, BPBD dan masukan dari berbagai unsur terkait, Bupati Dr.Joune J.E Ganda menetapkan peningkatan status dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat.

Dalam surat pernyataan yang dibacakan Bupati, keputusan tersebut didasarkan pada laporan kejadian bencana kekeringan, kebakaran lahan, informasi BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat Kabupaten Minut serta masukan peserta rapat koordinasi. (Uky

Berita Minut

Recent Posts

Evaluasi Ombudsman RI Perwakilan Sulut Dorong PUD Klabat Maksimalkan Tarif Layanan Sesuai Perbup

Minut - Direktur utama Perusahan Umum Darrah (PUD) Klabat Lidya Katuuk, Selasa, 27 Oktober 2026,…

2 days ago

Minut Gelar Upacara, Momentum Sumpah Pemuda 2026 Mendorong Generasi Muda Untuk Terus Berkarya Dalam Membangun Bangsa Indonesia

Minut - Rabu, 28 Oktober 2026, Dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 Pemerintah…

3 days ago

Waahh…!!! Komisi 1 Dewan Minut Tinjau SPPG Airmadidi Atas, Ada Apa Yaa..??!!

Minut - Senin, 26 Oktober 2026 Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Minahasa…

3 days ago

Limbah Anyer Ikan Dan Pedistrian Di Area Pasar Airmadidi Jadi Sorotan, Di Duga Ada Pungli, Komisi 1 DPRD Minut Tinjau Lokasi

Minut - Segenap anggota Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Minahasa Utara (Minut),…

5 days ago

Warga Desa Tiwoho Kec. Wori Sangat Berharap Manfaat SPAM Secepatnya Dapat Di Nikmati, PemDes Tiwoho Seharusnya Suport

Minut - Ini alasan Warga Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kab. Minahasa Utara (Minut) meminta seharusnya…

1 week ago

Menggali Permasalahan Kamtibmas, PLt. Kapolres Minut Antonius Gea Gelar Dialog Santai Dengan Warga Kelurahan Airmadidi Bawah

Minut - Pelaksana tugas (Plt) Kapolres wilayah Kab. Minahasa Utara (Minut) AKBP. Antonius .F. Gea,…

1 week ago