Baginda Pertanyakan Baliho Launching CBP Tanpa Foto Wakil Walikota

Akhiri Masa Jabatan Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma S. Irawan, SH, SIK, MH Hasilkan Sejumlah Terobosan Kreatif
April 12, 2023
Wujud Kebersamaan, Umat Katolik Paroki Stella Maris  Bitung Berbagi Ta’jil
April 19, 2023

BITUNG – Dharma Baginda sebagai salah satu pemerhati Kota Bitung mempertanyakan baliho yang di pajang pada kegiatan Launching Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2023 pada Rabu (12/4/23) yang hanya dipasang foto Wali Kota tanpa mengikutsertakan foto Wakil Wali Kota Hengky Honandar.
Kepada Trendy FM Baginda dengan tegas mengatakan bahwa harus ada penjelasan dari Dinas terkait yang telah membuat baliho tersebut.
“Secara tegas saya mempertanyakan kepada Dinas terkait apa maksud sehingga dalam baliho ini tidak diikutsertakan foto dari pak Wakil.  Harus diingat bahwa sampai saat ini kota Bitung memiliki Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Jadi seharusnya dalam baliho tersebut harus ada juga foto dari pak Wakil Wali Kota,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya untuk Dinas yang telah membuat baliho yang dimaksud, harus menjelaskan alasan mengapa foto pak Wakil tidak diikutsertakan dalam baliho yang dimaksud.
“Ingat, sampai saat ini Hengky Honandar masih Wakil Wali Kota Bitung sampai tahun 2024,” tegas Baginda.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bitung, Steven Prok, saat dikonfirmasi melalui telepon terkait hal tersebut mengatakan untuk Baliho tersebut dicetak oleh Bulog selaku penyelenggara kegiatan.
“Kami dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga Dinas Sosial hadir pada kegiatan itu sebagai yang terundang, dan penyelenggaranya adalah dari pihak Bulog. Mereka jugalah yang membuat balihonya,” ungkap Prok singkat.
Sebagaimana diketahui bahwa pada hari Rabu 12/4/23, Wali Kota Bitung Maurits Mantiri melakukan peninjauan sekaligus me-launching penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahun 2023, dimana yang menerima bantuan ini adalah mereka yang terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia, dimana untuk masing-masing penerima akan mendapat beras sebanyak 10 kilogram.(YodieR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *