Pemkot Bitung Terus Perangi DBD

Di Minut Semua Guru ASN Pengajar Di Sekolah Swasta Akan Di Tarik Ke Sekolah Negeri
January 17, 2019
Buka Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Bagi Pelaku Usaha; Mantiri: Setiap Orang Berhak Atas Lingkungan Hidup Yang Baik Dan Sehat
January 23, 2019

Bitung – Berbagai upaya untuk memerangi penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan oleh pemerintah kota Bitung melalui Dinas Kesehatan. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan menggelar sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah dengan sasaran utama yaitu para siswa.
Menurut Walikota Bitung, Maximiliaan Jonas Lomban, SE, MSi saat dimintai tanggapan terkait hal ini menjelaskan bahwa selaku pemerintah, pihaknya terus melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah serta masyarakat umum di kota Bitung sebagai upaya untuk mencegah meningkatnya kasus penyakit DBD dan penyakit menular lainnya.
“Selaku Walikota, saya telah menginstruksikan kepada instansi terkait termasuk dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi sekaligus apa saja upaya yang perlu dilakukan untuk mencegah peredaran DBD di kota Bitung,” terang Walikota.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Frangky Soriton yang ditemui di ruang kerjanya, Senin, 21/1/2019 mengatakan yang mana untuk menindaklanjuti instruksi Walikota, pihaknya telah melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah yang ada di kota Bitung. “Disamping sosialisasi, kami juga melakukan pengamatan terhadap sejumlah penyakit menular termasuk DBD, dimana pengamatan terhadap penyakit penyakit menular ini dilakukan setiap hari melalui program surveilans,” ungkap Soriton seraya menambahkan kampanye aktif dilakukan ketika ada peningkatan kasus seperti saat ini.
Lebih lanjut Kadis Kesehatan Kota Bitung ini menuturkan untuk informasi dan layanan DBD silahkan menghubungi posko, dalam hal ini Puskesmas setempat.
Disamping itu Soriton juga menghimbau kepada Masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan yaitu 3 M Plus, yaitu Menguras tempat penampungan air sekali seminggu, menutup rapat tempat penampungan air, menimbun barang bekas yang bisa menampung air, plus Menabur bubuk abate di tempat penampungan air, tentukan setiap rumah ada 1 orang pemantau jentik, dan untuk Fogging adalah penebaran racun serangga yang berbahaya bagi manusia, dilakukan sebagai langkah akhir yang efektifitasnya hanya 7-10 hari.
“Pastikan bahwa rumah dan halaman kita bebas jentik nyamuk, dan jika ada anggota keluarga demam segera dibawa ke Puskesmas terdekat,” pungkas Kadis.(YodieR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *