Nelayan Akui Mesin Perahu Katinting Berbahan Bakar Gas Jauh Lebih Hemat

Bagi Hasil Dari Bea Cukai, Minut Dapat Kurang Lebih 8 Miliar Rupiah
December 1, 2018
Hari Ini, Pemkab Minut Melalui PUD Klabat Terima Penghargaan PTU Dari Kementrian Perdagangan RI
December 6, 2018

Rabu, 05 Desember 2018

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut Ir. Sadrak Tairas

 

Airmadidi – Adanya peralihan penggunaan mesin perahu katinting yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas untuk digunakan para Nelayan mencari nafkah dilaut yang ada di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), ternyata dari sisi operasional masih lebih hemat sekitar 30 – 40 persen menggunakan bahan bakar gas.
Demikian yang dikatakan oleh Ir. Sadrak Tairas selaku kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut, kepada media ini pada beberapa waktu lalu di Airmadidi berdasarkan pengakuan Nelayan.

Dijelaskannya, keuntungan konversi gas ini, bila para nelayan dalam posisi kesulitan mendapatkan isi dari tabung gas, maka mesin tersebut masih dapat di gunakan beroperasi menggunakan bahan bakar bensin karena mesin perahu katinting pemberian dari Kementrian ESDM RI memiliki tangki tersendiri untuk diisi bahan bakar minyak dan ini dapat digunakan bila keadaan darurat apabila Nelayan kesulitan mendapatkan isi tabung gas 3 Kg.

Sadrak juga mengungkapkan, untuk penjajakan sekarang dimana akan membuka pangkalan gas bagi Nelayan yang ada di empat Kecamatan, dimana setiap Kecamatan nanti akan ada minimal satu pangkalan khusus bagi Nelayan.

Bantuan mesin katinting bahan bakar gas dari Kementrian ESDM RI ini telah disalurkan ke Nelayan yang secara keseluruhan sebanyak seribu unit yang disertai dengan dua tabung gas LPG 3 Kg, di empat Kecamatan yang ada di Minut pada beberapa waktu lalu. (Uki)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *