Musrembang Kecamatan Airmadidi Nyaris Ricuh, Lotulung : Ini Harus Jelas

Bupati VAP Secara Tiba -Tiba, Datangi Kantor KPU Minut
February 13, 2020
Kecamatan Kalawat Gelar Musrenbang, Tak Ada Satu-Pun Anggota Dewan Yang Hadir
February 14, 2020

Kamis, 13 Februari 2020

Airmadidi – Setelah dibukannya kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musremang) tingkat Kecamatan pada Kecamatan Airmadidi Kab. Minahasa Utara (Minut) oleh Sekertaris daerah Ir. Jemmy H Kuhu yang dihadiri oleh Wakil ketua Dewan Minut Olivia Mantiri, anggota Dewan Jerry Umboh, Joseph Dengah, Kepala Bapelitbang Arnoldus D Wolajan, S.STP, perwakilan dari sejumlah SKPD, Camat Airmadidi Vicky Luntungan, S.STP dan Lurah/Hukum Tua se-Kecamatan Airmadidi, yang mana pada saat menentukan poin prioritas usulan dari tiap – tiap Kelurahan/Desa untuk dibawa ke tingkat lebih tinggi yang nantinya membutuhkan untuk dikawal terkait usulan tersebut, malahan nyaris ricuh.

Hal ini disebabkan adanya ungkapan dari salah satu pengurus kegiatan pihak Kecamatan yang mengatakan dalam pengawalan usulan prioritas pada waktu lalu hanya mereka sebanyak lima (5) orang yang menjaga hingga berlarut waktu sampai sore hari yang berupaya untuk hal itu, sementara di Kecamatan Airmadidi ada empat (4) Kelurahan dan lima (5) Desa.

Ungkapan tersebut di bantah oleh Winovel Lotulung warga Kelurahan Sukur yang menganggap unkapan tersebut tidak sepantasnya diungkapkan di forum, hal ini dikarenakan sudah menjadi tanggung jawab pihak Kecamatan untuk mengawal usulan masyarakat agar supaya diindahkan oleh Pemeritah Daerah,

Situasi memanas mulai nampak, menurut Lotulung, hal ini harus diperjelas bila hanya 5 orang yang dibutuhkan atau 9 orang yang dibutuhkan, dan ini harus ada anggaran dari pihak Kecamatan untuk membiayai terhadap orang – orang tersebut untuk mengawal usulan yang diajukan. Ungkap Lotulung yang mana pegawai Kecamatan mempunyai gaji dari pemerintah sehingga wajib menjalankan tugas untuk masyarakat, sementara kami tidak. Namun sangat diherankan pembangunan yang masuk di Kecamatan Airmadidi tidak ada dalam usuluan dari hasil musrembang.
Ditambahkannya pula, bila memang harus ada yang mengawal, dirinya mengharuskan kepada pihak Kecamatan untuk menganggarkannya.

Dalam situasi yang hampir ricuh tersebut, secepatnya diredam oleh pihak keamanan yang hadir pada saat itu.(uki)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *